Breaking News
recent

Cara Mengajukan Status Hak Guna Bangunan (SHGB) Menjadi Hak Milik (SHM)

Cara Mengajukan Status Hak Guna Bangunan (SHGB) Menjadi Hak Milik (SHM) - Status Hak Guna Bangunan (SHGB) memang bisa menjadi Hak Milik (SHM) karena memang yang paling tinggi adalah hak milik. Jika memang anda berniat untuk meningkatkan status kepemilikan atas tanah tersebut, tidak ada salahnya untuk meningkatkan dari SHGB ke SHM.

Cara Mengajukan Status Hak Guna Bangunan (SHGB) Menjadi Hak Milik (SHM)
Cara Mengajukan Status Hak Guna Bangunan (SHGB) Menjadi Hak Milik (SHM)


Anda bisa melakukan peningkatan status jika di atas lahan tersebut didirikan bangunan, misalnya saja rumah untuk tempat tinggal. Selama di bidang lahan atau tanah tersebut dijadikan tempat tinggal, maka statusnya bisa ditingkatkan menjadi hak milik.

Peningkatan status ini bisa dilakukan dengan mendaftarkan diri untuk peningkatan hak milik yang sesuai dengan ketentuan yang sudah berlaku, antara lain ijin mendirikan Bangunan (IMB).

Untuk meningkatkan status kepemilikan property, anda bisa mengurusnya sendiri maupun menggunakan jasa notaris atau pejabat pembuat akta tanah (PPAT). Mereka akan membantu anda untuk mengurusnya ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tetapi anda perlu membayar atas jasa mereka, kalau memang ingin melakukan nya sendiri akan lebih bagus.

Tanah yang punya sertifikat Hak Guna Bangunan bisa ditingkatkan dengan mengurus ke kantor pertanahan atau BPN yang ada di wilayah tempat tanah tersebut berada. Nah, untuk melihat prosedure nya secara lengkap, silahkan cek cara mengajukan status hak guna bangunan (SHGB) menjadi Hak milik (SHM) berikut ini:

Cara Mengajukan Status Hak Guna Bangunan (SHGB) Menjadi Hak Milik (SHM)


Cara Mengajukan Status Hak Guna Bangunan (SHGB) Menjadi Hak Milik (SHM)
Cara Mengajukan Status Hak Guna Bangunan (SHGB) Menjadi Hak Milik (SHM)


A. Siapkan Berkas Kelengkapannya


  • SHGB asli yang akan diubah statusnya dan lembar fotokopi nya
  • Fotokopi IMB (jika anda tidak punya IMB, anda bisa menggantinya dengan surat keterangan dari keluarahan yang berisi pernyataan bahwa bangunan yang ada digunakan untuk rumah tinggal).
  • KTP asli dan fotokopi (jika memang anda minta bantuan atau jasa orang, anda perlu melampirkan surat kuasa dan foto kopi KTP penerima kuasa).
  • Fotokopi SPPT PBB dan aslinya.


B. Ajukan Surat Permohonan ke BPN


Selanjutnya, anda perlu mengajukan surat permohonan kepada kepala kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN) setempat. Surat ini sebaiknya sudah anda proses sebelum anda mengajukan peningkatkan status sertifikat dari SHGB menjadi SHM. Setelah surat ini jadi, anda perlu menyiapkan fotokopinya beberapa lembar.

C. Membayar Tarif atas Penerimaan Bukan Pajak


Biaya yang perlu anda bayar untuk peningkatan status ini tergantung dari nilai jual objek pajak (NJOP) dan luas tanah anda. Ada rumusnya kok, yaitu 2% x (NJOP tanah – Rp60 juta). Angka 60 juta ini adalah angka variabel untuk contoh di Jakarta, karena setiap daerah punya variabel tersendiri.
Contoh Perhitungan Tarif Ubah Status Hak Guna Bangunan (SHGB) memang bisa menjadi Hak Milik (SHM)

Misalnya luas tanah Anda 145 m2 dan NJOP Rp1.300.000 per m2. Maka NJOP tanah Anda adalah = 1.300.000 x 145 = 188.500.000.

Jadi, biaya untuk mengubah status SHGB menjadi SHM adalah: 2% x (Rp188.500.000 – Rp60.000.000) = Rp2.570.000

Biaya ini adalah diperuntukkan pemasukan kas negara.

Jenis Sertifikat Jelas, Status Hukum Juga Pasti


Sertifikat property memang cukup rumit pengurusannya, karena itulah banyak orang yang tidak terlalu mengerti bagaimana cara mengurusnya. Bahkan karena lamanya, banyak orang yang tidak punya waktu untuk mengurusnya sendiri.

Padahal masalah hukum tentang kepemilikan harus jelas, agar dikemudian hari tidak ada hal yang buruk terjadi. Kejelasan hukum atas property anda perlu anda tingkatkan, karena ketika anda ingin mendirikan bangunan, melakukan jual beli atau menjadikan nya sebagai jaminan di Bank butuh yang namanya sertifikat tanah ini.

Sertifikat tanah yang anda miliki nantinya bisa menjadi senjata anda ketika ada hal yang tidak di inginkan terjadi, terima kasih.

Faizah Alfaza

Faizah Alfaza

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.
Butuh Bantuan?
×
_

Haii! Butuh Informasi Cara Iklan atau Tukar Link Silahkan Chat Kami, Jangan Lupa Like dan Share Fanspage Kami. Thanks